Waktu itu siang hari yang cerah didalam suatu ruangan, disana lah awal aku tertarik kepadamu, biasanya kebanyakan orang tertarik karena meliahat kecantikannya tapi tidak untukku awal ketertarikanku bukan karena kamu cantik atau menjadi primadona didalam ruangan pada waktu itu. tapi awal ketertarikanku kepadamu saat namamu dipanggil oleh sensei, aneh kan??? haha . yaaaa begitulah tapi awalnya aku anggap biasa saja mungkin ini hanya sesaat saja pikirku, ternyata tidak ini terus berlanjut berlanjut dan berlanjut setiap aku mendengar namamu dipanggil oleh sensei (sebutan dosen lah), lama lama aku mulai gusar. okelah akupun berniat mencari tahu keesokan harinya, berharap bisa menghapus penasaranku. Tibalah esok hari masih ditempat yang sama diruangan itu juga aku pun duduk dibelakang, dengan harapan dapat penglihatan yang luas, ku mulai dengan menunggu ya seperti biasa menunggu itu kegiatan menyebalkan memang tapi tidak untuk yang ini, karena terasa menyenangakan bercampur penasaran. Kutunggu saat saat menegangkan ini sambil tersenyum :) lalu "kutengok kedepan dengan memperhatikan dan mencari tahu". Datanglah sensei dan mengabsen satu persatu, akupun dapat giliran panggilan lima pertama.
sensei : heri san
gakusei : ha'i sensei
Selesai sudah namaku dipanggil, kini kumenunggu giliran namamu disebutkan, kusibukkan diriku mengobrol dengan orang yang duduk disebelahku sambil bermain gadget saat itu, Namun sial :D, sepertinya hari ini aku kurang beruntung namamu sudah disebutkan lebih cepat dari gerakan mataku untuk mencari tahu. aku pun sadar "memang benar kata orang-orang kadang percobaan pertama itu selalu gagal". akhirnya ku cobalah hari berikutnya berharap kali ini harus berhasil, pikirku. belajar dari kegagalan kemarin yang sibuk sendiri, kali ini tidak untuk sibuk sendiri setelah aku selesai diabsen aku lebih fokus menanti giliran nama kamu sambil berpikir "siapa sih yang punya nama itu??" tanyaku dalam hati. tibalah nama itu dipanggil
sensei : …..
….. : ha'i senseiii " *dengan suaramu yang khas menurutku :) ;)
"yap, ternyata kamu pemilik nama itu" pikirku
Mata dan telingakupun langsung tertuju padanya yang duduk didepan, hingga secara otomatis tersenyum sendiri bibir ini setelah tahu itu kamu. Hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulanpun kulewati dengan penuh senyum, dan yang utama aku tak pernah sekalipun melewatkan kejadian itu setiap harinya. akupun berpikir, semenjak ada kamu sepertinya hari hariku berubah, seakan aku mempunyai sesuatu yang berbeda dengan hari sebelum bertemu kamu. hingga kusadari dari dulu ini lah alasan aku tak pernah duduk didepan selalu pilih dibelakang karena ku tahu tempat dibelakanglah aku bisa melihatmu dengan bebas tanpa kamu sadari .